L logo kecil A D I N G . . .

3 Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Segmentasi

segmentasi pemasaran

Seiring berjalannya waktu, para pemasar menyadari pentingnya melakukan segmentasi terhadap pengunjung situs web, prospek, audiens, dan pelanggan mereka. Meskipun demikian, sebagian dari mereka masih mengabaikan pentingnya segmentasi dalam strategi pemasaran secara keseluruhan.

Faktanya, segmentasi merupakan metode yang perlu dipertimbangkan sejak awal karena dapat membantu Anda memahami kebutuhan orang-orang dan pada akhirnya meningkatkan penjualan. Sebagai referensi lebih lanjut mengenai hal ini, simak tips inbound marketing berikut.

Meningkatkan Penjualan

Anda dapat melakukan segmentasi terhadap pengunjung situs web dan audiens dengan berbagai cara. Bahkan, Anda dapat menggunakan metode unik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Namun, ada beberapa metode segmentasi efektif yang dapat membantu meningkatkan penjualan.

Misalnya, segmentasi berdasarkan peran. Karena setiap orang memiliki tingkat daya beli dan pengaruh yang berbeda, Anda perlu memahami peran mereka dalam bidang yang mereka jalani. Dengan demikian, Anda dapat menyajikan konten berkualitas yang sesuai dengan harapan mereka.

Segmentasi berdasarkan usia juga dapat memberikan hasil yang signifikan. Orang dewasa dan remaja memiliki preferensi yang berbeda. Oleh karena itu, Anda perlu memahami kebutuhan, pola, dan kebiasaan masing-masing kelompok. Singkatnya, jika Anda mampu memahami harapan mereka tanpa memandang usia, hal tersebut dapat menjadi modal bagi Anda untuk berkomunikasi dengan mereka dan membangun kepercayaan terhadap merek Anda.

Selain segmentasi berdasarkan peran dan usia, terdapat pula segmentasi geografis, segmentasi berdasarkan jenis kelamin, segmentasi berdasarkan minat, segmentasi berdasarkan waktu, dan segmentasi berdasarkan tingkat keterlibatan yang dapat memberikan berbagai manfaat. Namun, yang terpenting adalah Anda harus mengetahui apa yang diharapkan orang-orang tersebut dari Anda dan bagaimana merek Anda dapat memenuhi harapan tersebut.

Baca Juga: Cara Menemukan Audiens Potensial Anda di Dunia Digital

Segmentasi Bukan Personalisasi

Meskipun konsepnya cukup mirip, segmentasi tidak sama dengan personalisasi. Jika personalisasi lebih berfokus pada tingkat individu atau personal, segmentasi merupakan proses mengelompokkan audiens agar aktivitas penjualan dapat dilakukan dengan lebih terarah.

Meski demikian, ketika Anda melakukan segmentasi audiens dan mempersonalisasi konten, pastikan aturan yang digunakan saling mendukung. Agar strategi segmentasi dan personalisasi dapat berjalan dengan baik, Anda perlu mempertimbangkan aturan yang logis dalam penerapannya.

Alat untuk Melakukan Segmentasi

Untuk membantu melakukan segmentasi pelanggan, Anda perlu menggunakan beberapa alat yang praktis. Alat otomatisasi pemasaran seperti ExactTarget dan Marketo dapat menjadi pilihan yang sangat membantu. Alat-alat tersebut juga telah menyediakan fitur personalisasi konten sehingga dapat membantu Anda menghindari pembuatan aturan yang tidak logis untuk kebutuhan segmentasi maupun personalisasi.

Ada pula berbagai alat segmentasi situs web yang dapat digunakan sesuai dengan tingkat kebutuhan, kompleksitas, dan anggaran Anda. Misalnya, Visual Website Optimizer merupakan alat tingkat dasar yang dapat digunakan untuk melakukan segmentasi berdasarkan sumber rujukan dan segmentasi geografis. Alat ini cukup mudah disiapkan dan memungkinkan Anda memperkirakan dampak konten yang dipersonalisasi terhadap konversi. Selain itu, terdapat Evergage yang menyediakan berbagai pilihan perilaku audiens untuk kebutuhan personalisasi.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai segmentasi dalam dunia digital marketing. Semoga tips inbound marketing ini dapat membantu Anda memahami pentingnya menerapkan segmentasi sebagai bagian dari strategi pemasaran secara keseluruhan.